Ada banyak dunia yang harusnya kita sadari. Mereka dengan segala kekurangannya mampu meraih apa yang orang biasapun belum tentu meraihnya. Sebut saja Miemie, seorang tunanetra yang mampu meraih gelar Dr. Di salah satu universitas di Belanda. Tekadnya yang kuat didasari dengan semangat yang kuat dan selalu berpegang teguh “ Belajar it Asyik”. Karena banyak ide yang beliau miliki, beliau mampu mendirikan lembaga khusus tunanetra. Tujuannya tidak terlalu muluk, hanya ingin seorang tunanetra itu dapat dihargai sebagaimana mestinya orang biasa. Tanpa memandang dia buta, sudah seharusya diperlakukan yang baik atau bahkan lebih baik.
Itu merupakan segelintir kisah yang harusnya kita pelajari, bagaimana dalam berjuang harus dilandasi dengan semangat dan usaha yang keras, tutupi kekurangan dengan kelebihan yang kita miliki. Meskipun memiliki kekurangan, bukan berarti bahwa kita harus meminta belas kasihan kepada orang lain, akan tetapi coba kita berinisiatif bagaimana orang lain bisa merasakan manfaat dari apa yang telah kita lakukan.
Adanya perlakuan yang sama oleh pemerintah juga patut kita garis bawahi. Persoalannya ketika ada kaum-kaum yang mengalami kecacatan, kemudian akan mengaktualisasikan diri, sering kali terhambat oleh batasan-batasan aturan yang telah ada. Seharusnya, justru begi kaum-kaum yang mengalami keterbatasan seperti itu, justru harusnya diberi perlakuan khusus/ lebih, dalam artian semua hak-hak yang diberikan orang-orang yang handicap lebih dari orang-orang biasa (diberikan hak istimewa).
Mengerti akan kebutuhan mereka. Untuk mengetahui dan mengerti permasalahan yang dialami oleh kaum handicap selain mengerti dan paham akan kekurangn yang mereka miliki, tahu tentang akan kebutuhan mereka justru yang terpenting. Sebab, untuk dapat menyelesaikan permasalahan mereka, yang terpenting adalah bagaimana kita mampu mengerti kebutuhan yang mereka inginkan.
A SIMPLE BLOG OF AN ORDINARY GIRL WHICH HAPPEN AROUND YOU
ADANYA HAK ISTIMEWA BAGI HANDICAP
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
LABEL BLOG
TULISAN TERLARIS
-
Merokok menjadi aktivitas wajib bagi penikmatnya. Sehari tanpa makan lebih mudah daripada sehari tanpa rokok. Rokok menjadi kebutuhan pri...
-
Banyak orang mampu menguasai dunia dengan sepuluh jari yang mereka miliki. Mereka lebih bangga karena menguasai tekhnologi yang semakin cang...
-
oleh, Malikhah Genuk sebagai salah satu kelurahan yang ada di kecamatan Ungaran Barat menjadi tempat bernaungku selama 45 u...
-
Terkadang, air matamu terjatuh begitu saja .. Tak kuasa menahan derai air mata yang kau sandang .. Ku tahu ini akan berat untuk mu...
-
Oleh, Dhek Cha_Cha Sayangnya, air matamu enggan kau cucurkan untuk malapetaka ini Hingga kini, entah kau letakkan hatimu dimana Enta...
-
Laporan Perjalanan Ke Museum Ronggowarsito Dok. Malikhah I. PENDAHULUAN Perlu diketahu...
-
Zaman jahiliyah bisa jadi kembali lagi hadir di era globalisasi ini. Jahiliyah yang dalam bahasa Arab: جاهلية, (jahiliyyah) ada...
-
Mengintip persiapan menjelang Ujian Nasional (UN) membuat memori penulis tergugah ke masa-masa beberapa tahun silam. UN sebagai ritual ...
-
Oleh, Malikhah Perempuan saat ini memang hebat dan super. Super disini diartikan sebagai wanita-wanita penuh semangat untuk berkarya...
KONTEN BLOG
-
▼
2012
(70)
-
▼
June
(30)
- PENGERTIAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN
- Baksos, Menggugah Jiwa Sosial Kader
- Perbedaan Akhlak, Etika, dan Moral
- Sukseskan Pilkada
- Sukseskan Konferensi RIO +20
- Hari Bersih Untuk Bumi*
- "Kesalahan adalah sebuah Pilihan"
- Entahlah
- Gerakan Perempuan Menuju Kemandirian Ekonomi
- Hakekat Akhlak Mahmudah dan Akhlak Madzmumah
- Sukseskan Konferensi RIO +20
- Perkuat Integritas Kader PMII
- Media Pembelajaran
- Filsafat Islam
- Evaluasi Pembelajaran
- Ulumul Hadist
- Tafsir
- Sejarah Peradaban Islam
- Ilmu Pendidikan Islam
- Kunjungan ke Ronggowarsito
- Hadist Urgensi Kesehatan
- Makkiyah Madaniyah
- Ulumul Hadis
- AL DALALAH
- Ahwal dan Maqamat
- Memuaskan Manusia
- “Reproduksi” Radikalisme Tak Pernah Surut”
- ADANYA HAK ISTIMEWA BAGI HANDICAP
- MENGGUGAT MAKNA PUASA
- Berani Mepertegas Persoalan
-
▼
June
(30)
© 2020 - MALIKHAH SAN



0 komentar:
Post a Comment