Kala senja melirik dengan dua pasang cerita, tak ku sangka....
kini telah berbeda, ceritaku, ceritanya, dan cerita kita ....
tak mengapa, sebuah arti perubahan yang tak terhindari ....
ku mengerti, hanya sebuah perubahan yang tak pernah berubah
ini hidup ku, aku bukan masa lalu yang harus ku tapaki kembali
aku pun tak ingin merenda cerita klasik, yang hanya membaur dengan pekatnya senja
"berubah" dengan bingkai ketegasan, meskipun ku tahu ini kan menyakitkan
yang selalu menanti, dan terlewati... terlalu banyak untuk dicaci kembali
tak pernah bisa dimengerti jika kau mencoba untuk mengerti
hanya sebuah revolusi yang menawarkan suatu pencapaian dalam hidup
sayangnya, kini kembali lagi dengan cerita lama
harus berhati-hati, sekali kau sakiti ... kau tak kan pernah mengerti sebuah arti "sejati"
harus bagaimana? belum saatnya ku putuskan
biarkan mengalir apa adanya, meskipun dengan kata yang sama
Cha_cha_@25 April 2012
dalam senja kesendirian
A SIMPLE BLOG OF AN ORDINARY GIRL WHICH HAPPEN AROUND YOU
Dilema Dua Beranda
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
LABEL BLOG
TULISAN TERLARIS
-
Oleh, Malikhah* 135 tahun silam tepatnya tanggal 21 April 1879, lahir seorang perempuan bernama Kartini. Dalam catatan sejarah, kelahi...
-
Liburan akhir semester ini diisi dengan agenda wisata bersama anak-anak PAI 5 C. Acara yang dilaksanakan pada 27 Januari 2013 ini dii...
-
#Cha Sujud ku berada diantara kepingan terik matahari Kemudian, berjalan enam puluh empat bujur timur Meninggalkan singgasana pagi...
-
Polisi Pun Tak Mau Ketinggalan Perjudian memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Hadiah yang menarik menjadi umpan, sehingga pelaku per...
-
Lembaga Pers Mahasiswa Edukasi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo Semarang menggelar Lomba Menulis Cerpen Tingkat Maha...
-
MAKKIYAH DAN MADANIYAH MAKALAH DI SUSUN GUNA MELENGKAPI TUGAS MATA KULIAH ULUMUL QUR’AN DOSEN PENGAMPU: Ibu Nadzifah ...
-
Oleh, Malikhah Ujian Nasional (UN) sudah dipelupuk mata. Senin (15/04) UN akan dilaksanakan untuk jenjang Siswa Menengah Atas (SMA). Ag...
-
SUARA TERAKHIR Di penggantungan kotak-kotak Terik itu menyengat di sekujur tubuh papah.... “Ambilkan segelas air wan...!!! “ pinta papah p...
-
kau yang tengah menggoreskan gita cinta, tak pantas kau menghapus goresan-goresan secara perlahan karna itu kan menyakitkan!!...
© 2020 - MALIKHAH SAN



0 komentar:
Post a Comment