Wajahku terapung dalam timbunan sampah
Cahaya batinku terbawa derasnya arus
Sifatku tertimbun batu nisan yang berjejer rapi
Realitas yang membentuk jiwa dan ragaku
Ku melangkah perlahan
Namun tak pernah sampai pada hakikat diriku sendiri
Tak pernah hiraukan !!!!
Pedulipun tidak....
Seakan dunia tertutup oleh timah hitam pekat
Kelak??????
Akankah datang jiwa-jiwa sutera ??
Untuk negeriku tercinta...
By_Cha_Cha
A SIMPLE BLOG OF AN ORDINARY GIRL WHICH HAPPEN AROUND YOU
JIWA SUTERA
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
LABEL BLOG
TULISAN TERLARIS
-
Oleh, Malikhah* 135 tahun silam tepatnya tanggal 21 April 1879, lahir seorang perempuan bernama Kartini. Dalam catatan sejarah, kelahi...
-
Liburan akhir semester ini diisi dengan agenda wisata bersama anak-anak PAI 5 C. Acara yang dilaksanakan pada 27 Januari 2013 ini dii...
-
#Cha Sujud ku berada diantara kepingan terik matahari Kemudian, berjalan enam puluh empat bujur timur Meninggalkan singgasana pagi...
-
Polisi Pun Tak Mau Ketinggalan Perjudian memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Hadiah yang menarik menjadi umpan, sehingga pelaku per...
-
Lembaga Pers Mahasiswa Edukasi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo Semarang menggelar Lomba Menulis Cerpen Tingkat Maha...
-
MAKKIYAH DAN MADANIYAH MAKALAH DI SUSUN GUNA MELENGKAPI TUGAS MATA KULIAH ULUMUL QUR’AN DOSEN PENGAMPU: Ibu Nadzifah ...
-
Oleh, Malikhah Ujian Nasional (UN) sudah dipelupuk mata. Senin (15/04) UN akan dilaksanakan untuk jenjang Siswa Menengah Atas (SMA). Ag...
-
SUARA TERAKHIR Di penggantungan kotak-kotak Terik itu menyengat di sekujur tubuh papah.... “Ambilkan segelas air wan...!!! “ pinta papah p...
-
kau yang tengah menggoreskan gita cinta, tak pantas kau menghapus goresan-goresan secara perlahan karna itu kan menyakitkan!!...
© 2020 - MALIKHAH SAN



bagus non blog dan isinya....
ReplyDeletemakasih ms
ReplyDelete